PKL DI GUSUR HABIS TAPI MEIKARTA TAK BERGEMING WALAU LANGGAR PERIJINAN PEMERINTAH

0
920

“Membangun kota baru terpadu dinilai Deddy bukanlah hal mudah.Perizinan harus ditempuh dari provinsi karena proyek tersebut menyangkut sejumlah kabupaten dan peraturan daerah terkait tata ruang.ikuti aturan Pemerintah daerah punya Peraturan Daerah, ini proyek mengacu pada Perda tidak? Tiba-tiba launching saja, Seakan akan Pemerintah Daerah tidak di gubris”

 

Media Rajawali News Online ,Jakarta-Deddy menyesalkan mega proyek dengan nilai investasi Rp278 triliun belum mendapatkan izin sudah dipasarkan. “Belum ada izin, kok sudah diumumkan saja,”ujar Sang Naga Bonar sebagai mana di lansir berbagai media ,

Sejumlah alasan dibeberkan Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar terkait keberatannya pada proyek Meikarta yang digagas Lippo Group.

Pihaknya keberatan karena Meikarta seperti diumumkan pada publik tak hanya berupa kawasan perumahan dan perkantoran, namun terhubung dengan banyak proyek model transportasi dan kawasan industri.Jawa Barat punya Peraturan Daerah tentang kawasan metropolitan Bodebekarpur, ini tidak ada koordinasi, dimana Pihak Pengembang udah mulai memasarkan kepada publik

Membangun kota baru terpadu dinilai Deddy bukanlah hal mudah.Perizinan harus ditempuh dari provinsi karena proyek tersebut menyangkut sejumlah kabupaten dan peraturan daerah terkait tata ruang.ikuti aturan Pemerintah daerah punya Peraturan Daerah, ini proyek mengacu pada Perda tidak? Tiba-tiba launching saja, Seakan akan Pemerintah Daerah tidak di gubris

Seharusnya kebijakan Pemerintah pusat dan daerah harus tegas jika menemukan sejumlah perizinan belum ditempuh, Pemerintah Pusat melalui Pemprov Jabar meminta agar Lippo menahan terlebih dahulu penjualan.Pihak Pemerintah Daerah wajib mengkaji sejumlah hal dimulai Amdal dan keterkaitan proyek dengan rencana tata ruang Metropolitan Bodekarpur. Terpenting proyek ini memiliki kesesuaian dengan rencana yang bakal membangun Metropolitan Bodekarpur,

CEO Lippo Group, James Riyadi, pembangunan tahap pertama kota ini sudah dirancang sejak 2014 dan pengerjaan fisik sudah dilakukan sejak Januari 2016 dengan pembangunan ratusan gedung pencakar langit setinggi 35-46 lantai. Lokasi kota baru ini berada di timur Jakarta dan dikelilingi beberapa kota baru seperti Lippo Cikarang, Jababela, serta MM2100.Dengan nilai investasi mencapai Rp 278 triliun, penjualan 250 ribu unit apartemen Meikarta sudah dilakukan. Di kawasan seluas 2.200 hektar ini bakal dibangun fasilitas umum hingga komersial, mulai dari Rumah Sakit, sekolah, hingga Mal.

LIPPO Group telah mengumumkan rencana pembangunan Kerajaan Meikarta kota raksasa yang diklaim akan menjadi lebih indah dari Jakarta. Nama kota Kerajaan raksasa baru garapan Lippo tersebut adalah Meikarta yang akan dibangun di atas lahan seluas 22 juta m2. Menurut rencana James Riyadi pembangunan tahap pertama kota ini sudah dirancang sejak 2014 dan pengerjaan fisik sudah dilakukan sejak Januari 2016 dengan pembangunan ratusan gedung pencakar langit setinggi 35-46 lantai. Lokasi kota baru ini berada di timur Jakarta dan dikelilingi beberapa kota baru seperti Lippo Cikarang, Jababela, serta MM2100.

Mega proyek Meikarta terbesar dengan Nilai investasi proyek ini sebesar Rp 278 triliun yang berasal dari internal perusahaan, pinjaman, dan pre selling, serta kemitraan investasi dengan Mitsubishi, Toyota, dan Sanko Soflan yang sudah memulai pengembangan awal,Meikarta diproyeksikan kota Kerajaan baru ini akan menjadi kota Kerajaan terlengkap baik fasilitas maupun infrastrukturnya di Asia Tenggara.Pada Desember 2018 Meikarta sudah siap sebanyak lima puluh gedung sudah siap untuk dihuni. Proyek ambisius ini mulai dipasarkan di Orange County, Lippo Cikarang. Melalui Meikarta, Lippo ingin memanfaatkan pusat ekonomi nasional di kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, hingga Bandung.

Meikarta dibangun di kawasan sekitar 60% ekonomi nasional berada di kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, hingga Bandung. Dari jumlah tersebut, 70 persen pergerakan ekonomi ada di pusat Bekasi—Cikarang, dengan jumlah penduduk diperkirakan akan mencapai 15 juta orang dalam 20 tahun mendatang.Lippo Group akan membangun kota baru Meikarta yang berlokasi di kawasan Cikarang, Jawa Barat. Nilai investasi proyek ini mencapai Rp 278 triliun. membangun kerajaan kota Meikarta telah diluncurkan penjualan 250 ribu unit apartemen Meikarta Selain itu, secara bertahap di kawasan seluas 2.200 hektar ini bakal dibangun fasilitas umum hingga komersial, mulai dari Rumah Sakit, sekolah, hingga Mal.

Pendanaan Kerajaan kota Meikarta ini Rp 278 triliun, besar sekali karena dibangun sekaligus. Artinya pendanaan ini dari begitu banyak partner masuk, ada Jepang, Korea, Taiwan dan banyak lagi, plus pendanaan dari setiap pembeli salah satunya,dibangunnya apartemen bernuansa Jepang yang dibangun oleh Toyota dan Mitsubishi di kawasan ini. Hal ini tidak lepas dari lokasi Meikarta yang dekat dengan pabrik dan kawasan industri kedua produsen kendaraan bermotor asal Jepang dengan multiple partnership. Partner-partner itu ikut mendanai. Ada 120 perusahaan yang bermitra dengan Lippo, 30-40 kontraktor, 20-30 partner dari luar negeri seperti Mitsubishi, Toyota. Mitsubishi bangun 1.000 unit, Adapun 250 ribu unit apartemen yang saat ini tengah dibangun ditargetkan bakal diselesaikan pada akhir 2018 mendatang sehingga bisa segera ditempati.

Kerajaan Kota Meikarta di Cikarang mendapat respon negatif dari warga Kabupaten Bekasi. Kota baru yang disebut-sebut akan menjadi Kerajaan kota termegah dan terlengkap di Asia Tenggara ini dinilai akan menggusur perlahan penduduk asli Kabupaten Bekasi dan hanya akan menjadi hunian masyarakat kelas atas yang berkantong tebal.

“Ah itu sih hanya mimpi yang tak terbeli. Apa manfaatnya untuk warga Kabupaten Bekasi kalau membangun kota hanya untuk kalangan berduit. Yang pasti mah orang Bekasi akan semakin terpinggirkan.” kata Usup warga Cikarang Selatan.
“Lagi lagi orang Bekasi hanya menjadi penonton dan yang pasti Identitas Bekasi akan semakin hilang dan lenyap dengan berjalannya waktu,sambung mang usup

Seharusnya pemerintah Pusat dan Daerah, baik kabupaten maupun propinsi lebih berhati-hati dalam mengeluarkan ijin. Jangan karena pemodal besar apapun bisa dibangun di Kabupaten Bekasi,coba kalau itu PKL sudah pasti di gusur habis tampa kenal kompromi,” kata Ibang (30), seorang karyawan warga Cibarusah. Red

Leave a Reply