KARYAWAN PT INDONESIA VIKTORY GARMEN PURWAKARTA MOGOK KERJA,TUNTUT GAJI DAN THR

0
9078

KARYAWAN PT INDONESIA VIKTORY GARMEN PURWAKARTA MOGOK KERJA,TUNTUT GAJI DAN THR

 

Purwakarta,Rajawali News, Gara-gara gaji dan uang Tunjangan Hari Raya (THR) belum dibayarkan, ratusan karyawan PT Indonesia Viktory garment mogok kerja dan mengepung kantornya sendiri di Desa Cilandak, kecamatan Cibatu, kabupaten Purwakarta.(20/06/2017).
Kedatangan para karyawan ini untuk menagih janji pihak manajemen, agar segera membayarkan uang yang sudah di janjikan oleh pihak perusahaan serta menjadi hak karyawan,ujar salah seorang karyawan.” Dan Biasanya gajian tanggal 10 terus di mundurin sampai tanggal 13 lalu THR akan di cairkan sekitar tanggal 19 atau 20 juni. Jadi pihak karyawan cuma di janjikan terus.”ujar karyawan yang mogok kerja.
Karyawan menuntut gaji dan THR yang belum di berikan oleh perusahaan dan bagi kami hal sangat wajar.Dan kami mendatangi ke kantor untuk menuntut hak kami, agar perusahaan segera memberikan THR dan membayar gaji bulan ini. Ujar karyawan.
“Dan Seharusnya THR sudah di carikan H – 4, tandas bapak Luki jamaludin selaku pengurus Laskar NKRI Kabupaten Purwakarta. Dan aksi ini adalah aksi spontanitas karyawan PT Indonesia Viktory Garment untuk menanyakan perihal gaji dan THR yang belum diberikan oleh perusahaan kepada karyawan.Kalau berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 6 tahun 2016, THR harus dibayarkan pada H- 7 lebaran. Tapi sampai saat ini perusahaan belum memberikan informasi apapun soal THR itu kepada karyawan. Dan apabila sampai tanggal 21 juni 2017 tepatnya jam 12siang belum di bayarkan.Maka Pengurus dari Lembaga Laskar NKRI DPD Kabupaten Purwakarta akan tetap memperjuangkan hak-hak karyawan,dan akan melakukan mediasi dengan pihak direksi dari perusahaan PT Indonesia Viktory garment tersebut. tambah Luki Jamaludin pengurus DPD Laskar NKRI Kabupaten Purwakarta.
Sementara itu wartawan masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari pihak manajemen PT. Indonesia Viktory Garment soal aksi ratusan karyawannya ,akan tetapi pihak perusahaan staf HRD bapak kemas seakan menghindar. Dan tak mau mengatakan kapan gaji dan THR itu turun. Dan malah di wakilkan oleh salah seorang Satpam, dan Satpam tersebut menunjukan suatu bukti surat sejenis transferan dari pemilik perusahaan.
“Bahwa gaji dan THR pasti turun,cuma Karyawannya yang tidak mau sabar. Ini buktinya !!! tandas satpam atas nama Abdurrahim.
“Kami tidak mau dijanji in terus,dan kami karyawan menuntut Gaji dan THR minta turun hingga besok (21/06/2017).teriak dari beberapa karyawan.
“Akan tetapi ini khan perlu proses,kurang lebih 8 sampai 10 jam. Dan silakan karyawan cek ke ATM masing-masing.”Tambah bapak Satpam tersebut.
Pantauan di lapangan, aksi ratusan aksi mogok kerja karyawan PT. Indonesia Viktory Garment masih berlangsung hingga besok sampai tuntutan karyawan di realisasi. Ratusan karyawan masih menunggu jawaban dari pihak pimpinan dan manajemen perusahaan,terkait tuntutan yang mereka sampaikan.
Dan selain itu,ada salah satu karyawan yang mengeluh hal lemburan. Apabila karyawan yang tidak mendapatkan target maka akan terkena skor. Akan tetapi skor tersebut tidak pernah di masukan dalam lemburan. Lalu karyawan juga mengeluh hal perjanjian kontrak kerja saja, sampai saat ini bukti perjanjian kontrak kerja,belum di berikan kepada kami. Selain itu ada sebagian karyawan yang belum memiliki kartu BPJS ketenagakerjaan. “Sampai saat ini saya belum mendapatkan kartu BPJS ketenagakerjaan. Lalu Disaat saya sakit,selalu memakai uang pribadi. Padahal saya setiap bulan,gaji saya di potong sebesar Rp 50000. Karyawan sangat berharap bantuan dari Lembaga Laskar NKRI bisa memediasi hal tuntutan karyawan. Selain itu karyawan menginginkan pihak pemerintah daerah dan dinas terkait juga peduli hal tuntutan karyawan.ujar peserta mogok kerja. (FITO)

Leave a Reply